Prof Amzulian Rifai Kenang Kebaikan Tak Terbatas Almarhum Haji Halim, Sumsel Kehilangan Tokoh Besar

SUMSELTIME.COM, Palembang – Suasana penuh haru masih menyelimuti kediaman almarhum Haji Halim, pasca 3 hari meninggalnya dermawan yang dikenal ahli sedekah.

Antara ribuan pelayat, hadir sosok Prof. Amzulian Rifai, S.H., LL.M., Ph.D., Ketua Komisi Yudisial RI periode Juli 2023 – Desember 2025.

Kehadirannya adalah entuk penghormatan terakhir bagi seorang sahabat dan tokoh bangsa yang ia anggap sebagai tokoh bagi masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel).

Dengan nada suara penuh ketulusan, Prof. Amzulian mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Baginya, berpulangnya Haji Halim bukan hanya duka bagi keluarga, melainkan kehilangan besar bagi Bumi Sriwijaya.

“Hari ini kita semua berduka. Kita kehilangan sosok yang selama ini menjadi tempat bernaung bagi banyak orang. Almarhum bukan hanya seorang tokoh, tapi juga ayah bagi mereka yang membutuhkan,” kata Prof. Amzulian, Sabtu (24/1/2026) malam, saat melakukan takziah 3 hari wafatnya Haji Halim, di Jalan M Isa.

Ketua Ombudsman RI periode 2016 hingga 2021 ini juga menyoroti sisi kemanusiaan almarhum yang sulit dicari tandingannya. Ia menyebut bahwa kekayaan yang dimiliki almarhum hanyalah sarana untuk menebar manfaat.

“Haji Halim adalah tokoh besar. Mungkin di negeri ini banyak orang yang bergelimang harta, namun sangat sedikit yang memiliki hati seluas Haji Halim. Almarhum memiliki cara sendiri dalam mencintai masyarakatnya, memperhatikan nasib guru ngaji, memuliakan alim ulama, dan memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama ia mengenal sosok almarhum Haji Halim, selalu memberikan dukungan tanpa pamrih, seringkali tanpa sorotan kamera, demi memajukan syiar agama dan kualitas pendidikan di Sumsel. Lebih dari sekadar harta, bahwa warisan terbesar almarhum adalah nilai-nilai kehidupan. Ketulusan dalam membantu sesama dan kecintaan pada tanah kelahiran adalah warisan yang harus dijaga oleh generasi penerusnya.

“Ketokohan almarhum telah teruji oleh waktu. Kontribusinya bagi bangsa dan negara, khususnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui jalur pendidikan, adalah amal jariyah yang insya Allah tidak akan pernah terputus,” katanya.

Ia berharap, anak cucu dan keluarga besar dapat menjaga tonggak kebaikan yang telah ditancapkan dengan begitu kuat selama ini.

“Doa kami menyertai keluarga. Semoga keluarga besar diberikan ketabahan dan mampu melanjutkan cita-cita mulia Haji Halim. Kita ingin melihat warga Sumsel terus maju, cerdas secara pendidikan, dan kuat secara ekonomi, persis seperti yang selalu almarhum impikan semasa hidupnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *