SUMSELTIME.COM, Palembang – Lantunan ayat suci Al Quran bergema menyentuh kalbu di ruangan Graha Dakwah Al Halim, Palembang. Dalam suasana penuh kekhusyukan, pengurus Graha Dakwah Al Halim menyelenggarakan tradisi tahunan pembacaan Yasin dan tausiyah agama guna menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1447 H, Sabtu (14/2/2026).
Acara yang berlangsung penuh kekhusyukan ini dihadiri oleh ratusan ibu-ibu pengajian yang datang dari Palembang dan dari Mariana, Merah Mata, Kabupaten Banyuasin.

Mengenakan pakaian serba putih yang melambangkan kesucian, para jamaah tampak larut dalam doa, menciptakan atmosfer yang teduh dan menenangkan saat prosesi pembacaan Surah Yasin berlangsung secara berjamaah.
Sekretaris Graha Dakwah Al Halim, Ustadz H. Anwar, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi keluarga besar almarhum Kms H Abdul Halim Ali dan jamaah.
Ia menegaskan bahwa agenda ini merupakan warisan luhur dan amanah yang selalu dijalankan secara istiqomah oleh almarhum Haji Halim semasa hidupnya.

“Ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan agenda rutin tahunan yang selalu dijaga dan dijalankan oleh almarhum Haji Halim. Kami memegang teguh tradisi ini sebagai bentuk syukur dan persiapan batin menyambut bulan mulia, bulan Suci Ramadhan,” tutur Ustadz H. Anwar.
Ia juga menambahkan bahwa kelangsungan syiar Islam di Graha Dakwah Al Halim ini tidak lepas dari komitmen generasi penerus. Sesuai dengan arahan langsung dari Kms H.M. Umar Halim, seluruh program keagamaan yang telah dirintis harus terus dihidupkan dan dilestarikan demi kepentingan umat.
“Sesuai instruksi dan arahan dari Kakanda Kms H.M. Umar Halim, agenda keagamaan seperti ini tidak boleh terputus. H Umar ingin agar semangat dakwah almarhum Haji Halim terus terpancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam membekali diri menjelang Ramadhan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam tauziahnya, Ustadz H.M. Husni Thamrin dalam ceramahnya mengajak jamaah, khususnya ibu-ibu pengajian, untuk menata niat dan membersihkan hati sebelum memasuki pintu Ramadhan.
Ia menekankan bahwa keikhlasan dan kesungguhan dalam beribadah adalah kunci meraih predikat takwa.
Ibu-ibu pengajian yang hadir tampak menyimak dengan saksama setiap untaian nasihat yang disampaikan. Kehadiran mereka tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar-umat, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat menuntut ilmu dan beribadah tetap membara di tengah masyarakat.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh jamaah dipertemukan dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat walafiat dan penuh keberkahan.








